TODAY NEWS

BTN Kerja Sama dengan Repower Asia Indonesia, ...

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. melakukan kerja sama dengan PT Repower Asia Indonesia Tbk. untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen yang melakukan akad kredit dengan Bank BTN.Kerja sama ini meliputi pemberian subsidi angsuran pokok dan bunga kredit selama dua tahun pertama oleh Repower Asia Indonesia.Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar mengatakan perseroan mengatur hubungan kerja sama saling menguntungkan kedua belah pihak.“Setelah menentukan pilihan rumah kemudian akad kredit di Bank BTN, maka dalam dua tahun pertama debitur baru akan mendapat benefit bebas angsuran pokok berikut bunganya. Jadi, selama itu debitur bebas dari tagihan apapun karena kewajibannya sudah disubsidi olehdeveloper. Sementara itu, Bank BTN memberikan tambahangimmickbagi konsumen yaitu bebas biaya administrasi, provisi dan appraisal,” katanya, dalam siaran pers BTN, Kamis (13/8/2020).Menurut Yanti, program subsidi angsuran pokok dan bunga selama dua tahun pertama olehdeveloperini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan tersebut dalam membantu meringankan beban masyarakat menghadapi situasi ekonomi sulit akibat pandemi Covid-19.Selain stimulus di tengah pandemi Covid-19, melalui inovasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ini juga berbagai kemudahan pembiayaan bagi masyarakat terus ditawarkan oleh Bank BTN.Yanti pun optimistis bahwa perjanjian kerja sama dengan PT Repower Asia Indonesia Tbk. tentang subsidi angsuran dan bunga KPR selama dua tahun akan menuai sukses. “Setidaknya, kami yakin mampu mencapai target penjualan sebanyak puluhan unit atau kurang lebih Rp100 miliar,” pungkas Yanti.Pada praktiknya penyaluran kredit ini akan didukung oleh sistem transaksi perbankan berbasis layanan digital. Emiten berkode BBTN ini juga telah memiliki aplikasi BTN Properti yang dapat diakses melaluihandphonepintar atau website www.btnproperti.co.id.Aplikasi BTN Properti memiliki banyak fitur yang memudahkan setiap penggunanya, seperti simulasi angsuran,trackingberkas, pengajuan kredit hingga pembayaranbooking fee.Kemudian, terdapat fitur 4D Tour Service pada website www.btnproperti.co.id khusus untuk proyek-proyek besutan pengembang pilihan. Calon pembeli bisa memilih hunian idaman dari rumah tanpa harus datang ke lokasi proyek karena dengan fitur 4D Tour Service memungkinkan untuk melihat detail unit hingga ke seluruh sudut ruangan.

Penurunan Pasokan Terbangkan Harga Minyak Mentah

Hargaminyakberjangka naik di atas dua persen pada akhir perdagangan Senin (22/6) waktu AS atau (Selasa pagi WIB). Kenaikan terjadi di tengah ketatnya pasokanminyak mentahdari produsen utama dan karena penguncianVirus Coronayang terus diperlonggar.Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik 89 sen atau 2,1 persen menjadi ditutup pada 43,08 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.Sementara itu, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan Agustus, kontrak yang lebih aktif hari itu, berakhir naik 90 sen atau 2,3 persen menjadi 40,73 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.WTI untuk pengiriman Juli juga meningkat 71 sen menjadi menetap di 40,46 dolar AS per barel. Kontrak Juli untuk WTI berakhir pada akhir sesi Senin (22/6/2020).Dalam pekan yang berakhir Jumat (19/6) harga minyak WTI naik 9,6 persen dan Brent naik 8,9 persen. Kenaikan didukung oleh pemulihan permintaan bahan bakar karena penguncianwilayah atau lockdowndi sejumlah negara sudah dilonggarkan.Pelonggaran tersebut membuat kegiatan ekonomiyang sempat terhenti beberapa bulabisa dimulai kembali. Selain faktor tersebut, harga minyak juga mendapat dorongan dari anjloknya jumlah rig minyak AS dan Kanada.Presiden Konsultan Lipow Oil Associates, Andy Lipowmengatakan jumlah rig menjadi indikator pasokan di masa depan. Jumlah rig minyak di AS dan Kanada memang jatuh ke level terendah baru minggu lalu.Sementara ituWakil Presiden Riset Pasar di Tradition Energy, Gene McGillian, di Stamford, Connecticutmengatakan pasar saat ini memang masih dihantui ketakutan virus corona."Meskipun demikianpasar terus bergerak lebih tinggi dengan harapan bahwa semuanya akan kembali normal," kata McGillianseperti dikutip dari Antara, Selasa (23/6).Selain itu, prospek kepatuhan yang lebih besar oleh OPEC dan sekututerhadap keputusan pengurangan produksi juga mendukung minyak.

more

Analysis - Easy stock guide

Construction (Neutral/Mai...

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Sector UpdateConstruction (Neutral/Maintain) - 9M21 new contracts: In-line with ours, except for WIKA and WEGE by Joshua Michael (joshua.michael@miraeasset.co.id)October 26, 2021
Construction (Neutral/Maintain) - 9M21 new contracts: In-line with ours, except for WIKA and WEGE
PTPP’s 9M21 new contract: IDR13.5tn (59.6% run-rate vs. ours) Considerable new contract growth from PPRE; maintain our year-end targetPTPP booked IDR13.5tn of new contract in 9M21 (+14.6% YoY), at 59.6% run-rate against our FY21F estimate of IDR22.6tn (vs. 9M20 run-rate of 52.9%).
Based on the project owner, 59% are government-owned, 32% are SOE-owned, and the rest are private-owned. Based on business line, construction segment and PPRE are the largest contributors, accounted for 56% and 31% of 9M21 new contract, respectively. It should be noted that PPRE only contributed to 4% of 9M20 new contract.
As 9M21 achievement meets our expectation, we’re currently maintaining our FY21F new contract target on PTPP.
WIKA’s 9M21 new contract: IDR13.2tn (43.8% run-rate vs. ours) Underperformed in 3Q21; cut our FY21F estimate by 20% to IDR24.1tnWIKA managed to book only IDR2.6tn new contract in 3Q21. 9M21 new contract totaled at IDR13.2tn (+92.5% YoY), at 43.8% run-rate against our FY21F estimate of IDR30.1tn (vs. 9M20 run-rate of 29.3%).
3Q21 new contract is mostly contributed by government-owned projects; its contribution to total new contract increased from 22% in 1H21 to 25% in 9M21. Based on scope of work, building (~IDR900bn) and precast industry (~IDR900bn) dominated 3Q21 new contract.
We cut our FY21F estimate by 20% from IDR30.1tn to IDR24.1tn. That being said, we may revise down our FY22F revenue and net profit accordingly.
WSKT’s 9M21 new contract: IDR11.8tn (118.0% run-rate vs. ours) Revise up our FY21F estimate to IDR17tnWSKT booked IDR11.8tn of new contract in 9M21 (-3.3% YoY), surpassed our FY21F estimate of IDR10.0tn. This is due to IDR8.7tn new contract recorded in 3Q21, which is come from Kayu Agung – Palembang – Betung toll road phase 2 (IDR5.0tn) and Musi – Kramasan Bridge (IDR1.0tn).
Based on the project owner, 9M21 new contract consists of 66% business development projects (i.e. toll road, realty, and precast projects), 27% government projects, 4.5% SOE projects and 2.5% private projects. Based on scope of work, 58% from infrastructure connectivity, 14% from buildings, 13% from water infrastructure, 10% from subsidiaries projects, 4% from EPC, while the rest are property and other infrastructure projects.
We revise up our FY21F estimate from IDR10tn to IDR17tn; some of 4Q21 new contract may be sourced from overseas.
ADHI’s 9M21 new contract: IDR11.3tn (52.3% run-rate vs. ours) Maintain our year-end targetADHI booked IDR11.3tn of new contract in 9M21 (+82.3% YoY), at 52.3% run-rate against our FY21F estimate of IDR21.6tn (vs. 1H20 run-rate of 31.5%).
As 9M21 achievement meets our expectation, we’re currently maintaining our FY21F new contract target on ADHI.
WEGE’s 9M21 new contract: IDR1.7tn (44.0% run-rate vs. ours) New contract achievement remains slower-than-expected; cut our FY21F estimate by 20%3Q21 new contract achievement remains slower-than-expected. WEGE only managed to book IDR754bn new contract in 3Q21, which adds up to a total of IDR1.7tn in 9M21 (-15.4% YoY), at 44.0% run-rate against our FY21F estimate of IDR3.8tn (vs. 9M20 run-rate of 65.1%).
We cut our FY21F estimate by 20% from IDR3.8tn to IDR3.0tn. That being said, we may revise down our FY22F revenue and net profit accordingly.
WTON’s 9M21 new contract: IDR3.5tn (59.3% run-rate vs. ours) Maintain our year-end targetWTON booked IDR3.5tn of new contract in 9M21 (+35.9% YoY), at 59.3% run-rate against our FY21F estimate of IDR6.0tn (vs. 9M20 run-rate of 61.3%).
As 9M21 achievement meets our expectation, we’re currently maintaining our FY21F new contract target on WTON.
Maintain Neutral stance on the sectorCOVID-19 cases surge throughout the country, especially in early 3Q21, cause several project tenders to be delayed. However, depressed P/B valuations make some of SOE contractors’ share price attractive. By factoring in recent surge in their respective share price, we’re currently having Buy recommendation on WEGE, Trading Buy on PTPP, while having Hold recommendation on WIKA, WSKT, ADHI and WTON.
We opt to maintain our Neutral stance on the sector at the moment.

Market Comment - Easy stock guide for beginner

Mirae Asset Sekuritas Ind...

Market comment by Hariyanto Wijaya, CFA, CPA (Aust.), CFP, CMT (hariyanto.wijaya@miraeasset.co.id)IHSG membalikkan kerugian di sesi pagi dan ditutup menguat 0.7% pada hari Kamis. Harga saham perusahaan tambang Nikel, yaitu ANTM (+5.1%) dan INCO (+2.6%) meningkat seiring harga nikel yang telah menembus level USD20,000 per ton dan ditutup pada USD20,185 per ton (+2.8%) kemarin , level harga nikel tertinggi sejak Juni 2014. Kenaikan harga nikel seiring dengan menguatnya harga komoditas logam industri. Kami pikir ANTM dan INCO harus terus mengungguli di tengah harga nikel yang menguntungkan. Potensi kejutan pendapatan positif juga harus ada di ANTM karena ANTM menargetkan untuk meningkatkan produksi bijih nikelnya menjadi 8.4 juta ton di FY21 dari 4.7 juta ton di FY20.
Indeks ekuitas AS berakhir lebih rendah selama sesi perdagangan berombak pada hari Kamis karena investor menilai pembaruan mingguan di pasar tenaga kerja dan prospek pengurangan stimulus moneter. Imbal hasil treasury AS 10-tahun turun 4 bps menjadi 1.30%. Di sisi data, klaim pengangguran awal mingguan turun ke terendah baru pandemi di 310,000, di bawah ekspektasi konsensus 335,000.
Di komoditas, logam industri memimpin kenaikan harga komoditas, dengan nikel, tembaga, dan aluminium mencatatkan kenaikan yang kuat. Batubara kokas memperpanjang kenaikan baru-baru ini. Harga minyak mentah WTI turun 2% menjadi USD67.95/barel karena data mingguan menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah AS yang lebih kecil dari perkiraan.